14.1.09

Asbak Ku

Buat para anggota touring (baca edisi Desember "keluarga besar".red),
pasti gambar di atas udah gak asing buat kalian.
dengan perasaan menyesal, saya Muhammad Yunus Alkahfi memberitahukan bahwa untuk kedepannya kita tidak bisa melihat dan memaksimalkan fungsi barang tersebut.
Karena ketika saya mau membuang seluruh abu dan puntung rokok yang sudah menumpuk tiba-tiba asbak tersebut terbelah dan...

" tiiiiiiit !"

Anjir, hancur donk
(yg disensor bukan kata anjir, tapi sound efek hancurnya asbak yang lebih kasar dan menyakitkan dr pada kata anjir.red)
tidaaaaaak !
asbak besar ku satu-satunya (ada asbak kecil dari si alfi.red)
hilang hancur bersama puing-puing hatiku.


bagi para pembaca,
saya mohon doa untuk asbak ku yg paling ku sayangi.
berdo'a mulai .....

(Naon sih nus ?! lagi pake baju ukuran L lu yah ? LEBAAAY !)

2 komentar:

intan . mengatakan...

bayangkan jika asbak itu paru2 mu wahai akhi..
paru2 yg sudah keberatan menampung racun2 rokok..
untung masi asbak yang patah, coba paru2..

heu heu

unusss mengatakan...

Intaaaaaan ~

sediiiih...

iya deh rokoknya g bakal yg berat2 sekrang mah

(lho?)

hhahaha